Waduh..!! Myanmar Ancam Adukan Indonesia ke Dewan HAM PBB Jika Berani Membongkar Patung Dewa Perang

Waduh..!! Myanmar Ancam Adukan Indonesia ke Dewan HAM PBB Jika Berani Membongkar Patung Dewa Perang
Waduh..!! Myanmar Ancam Adukan Indonesia ke Dewan HAM PBB Jika Berani Membongkar Patung Dewa Perang
Waduh..!! Myanmar Ancam Adukan Indonesia ke Dewan HAM PBB Jika Berani Membongkar Patung Dewa Perang


Ragam Info - Pejuang demokrasi Myanmar, Aung San Syuu ki, menyatakan bahwa wacana pembongkaran Patung Dewa Perang Kwan Sing Tee Koen di Tuban merupakan tindakan tak terpuji dan mencemari prinsip kebebasan beragama.


Untuk itu, ia mengajak beberapa negara di kawasan ASEAN yang penduduknya mayoritas beragama Buddha seperti Thailand untuk menekan Indonesia.


"Pembongkaran itu bisa melukai perasaan umat. Kami berharap Indonesia merevisi keputusannya. Karena putusan tersebut akan merusak reputasi Indonesia sebagai negara yang toleran," sambungnya.



Seandainya Indonesia berkeras, Syuu Ki, bahkan, mempertimbangkan akan membawa masalah ini ke Dewan HAM PBB.









BACA JUGA: 

Presiden Cina Ancam Indonesia "JIKA PATUNG DEWA DIBONGKAR, INDONESIA KAMI MISKINKAN DAN AMBIL ALIH"



Kehadiran Patung Dewa Perang Kwan Sing Tee Koen di Tuban memang kian menimbulkan polemik. Patung yang baru saja dinobatkan MURI sebagai patung terbesar se-Asia Tenggara itu telah diresmikan pada Senin, 17 Juli 2017.



Patung senilai Rp 2,5 Miliar itu memunculkan kontroversi di Indonesia.



Guru besar ilmu politik Universitas Indonesia (UI) Nazaruddin Sjamsudin, mengingatkan kemungkinan adanya skenario “lanjutan” setelah pembangunan patung Dewa Perang Cina itu.


“Ini baru patung, sebentar lagi pangkalan AL Cina di Pontianak, Semarang, dan Palembang. Awas!” tulis Nazaruddin di akun Twitter @nazarsjamsuddin me-retwet akun @LUPUZTop1.

Kabarnya, pihak Kelenteng Kwan Sing Bio akan kembali membangun patung Dewi Kwan Im dengan besar dan tinggi yang sama.

Sementara itu, patung raksasa itu kini ditutupi kain putih. Kabag Humas dan Media Pemerintah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, mengatakan, pengelola kelenteng sudah berinisiatif menutup sementara patung tersebut dengan kain putih.


BACA JUGA: 

Waspada bagi Orang Tua..!! Hindari Memberi Nama Anak Dengan Nama-Nama Jin Berikut, Awas Nomor 5 banyak yg pake


"Syukur, sebelum kami minta agar ditutup, pengelola patung sudah memiliki inisiatif untuk menutup patung terlebih dahulu sejak 2 hari lalu," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (8/8/2017). sumber : radars

baca juga: 

HEBOH PATUNG DEWA..!! BIKSU MYANMAR ANCAM INDONESIA: "BIARKAN ATAU RIBUAN BIKSU KAMI MENGGEMPUR ANDA"


Advertisement